loading...

Anggota DPR Geram Pada Aksi Sweeping, FPI Harus Ditindak, Kepolisian Jangan Lembek!




Anggota Komisi III DPR, Masinton Pasaribu, mengaku tak habis pikir dengan kepolisian yang terkesan lembek terhadap aksi Front Pembela Islam (FPI) Jawa Timur, yang mendatangi sejumlah mal di Kota Surabaya, Minggu (18/12) terkait larangan pekerja Muslim memakai atribut Natal.

Anggota DPR Geram Pada Aksi Sweeping, FPI harus ditindak, Kepolisian Jangan Lembek!
Anggota DPR Geram Pada Aksi Sweeping, FPI harus ditindak, Kepolisian Jangan Lembek!
Bagi FPI Surabaya, aksi mereka adalah demi menyosialisasikan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 56/2016 tentang hukum penggunaan atribut keagamaan non-muslim.

Padahal, menurut Masinton, perayaan apapun dari agama manapun di mall-mall sudah menjadi tradisi di Indonesia.

"Ini kan sudah tradisi di Indonesia. Perayaan agama apapun, mal-mal atau tempat umum, suasananya dibikin sesuai perayaan agama itu. Itulah ciri khas Indonesia yang kita tak temukan di negara manapun. Perayaan hari besar keagamaan, semua turut menyambut, apapun agamanya," jelas Masinton, Senin (19/12).

Baca Juga:


Karena itu, Masinton mengaku heran ketika Kepolisian setempat di Jawa Timur terlalu lembek terhadap aksi demikian. "Kenapa kok Kepolisian terlalu lembek?" tegas Masinton.