loading...

ABG Tergiur Rayuan Pemuda Mesum Yang Baru Dikenal, Ia Lalu "Digarap" Dan Difoto Tanpa Busana




Kasus pemerkosaan atau pencabulan anak di bawah umur kembali terjadi di Sumenep, Madura. Setelah sebelum menimpa Melati siswi SMP yang digarap bapak tirinya, kini kasus serupa kembali terjadi.

ABG Tergiur Rayuan Pemuda Mesum Yang Baru Dikenal, Ia Lalu "Digarap" Dan Difoto Tanpa Busana
ABG Tergiur Rayuan Pemuda Mesum Yang Baru Dikenal, Ia Lalu "Digarap" Dan Difoto Tanpa Busana
Korban kali ini menimpa Citra (16) bukan nama sebenarnya, warga Dusun Sempong Barat, Desa Pasongsongan, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep, Madura.

Siswi Madrasah Tsanawiyah ( Mts ) di wilayah setempat, diperkosa setelah sebelumnya dicekoki minuman ringan yang telah dicampur obat bius oleh teman yang baru dikenalnya, berinisial F (18) warga Dusun Pakotan, Desa Pasongsongan, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep.

Kini kasus pemerkosaan atau pencabulan telah dilaporkan ke Polres Sumenep, oleh Hanawi (61) nenek korban yang selama ini mengasuh dan memelihara korban, Kamis (15/12/2016).

Hanawi pada saat melapor ke Polres Sumenep menuturkan, sebagaimana penuturan cucunya Citra, pada 9 Desember lalu, korban ditelepon oleh pelaku yang baru dikenalnya sekitar dua pekan sebelumnya.

Pelaku mengajak pertemuan dengan korban di sebuah tempat, tidak jauh dari rumah tempat tinggal korban.

Korban pun menyanggupi dan mendatangi tempat yang ditentukan oleh pelaku.

"Korban yang masih anak dibawah umur ini langsung mendatangi lokasi tempat pertemuan yang ditentukan oleh pelaku," tandas Hanawi melalui Musleh yang juga kerabat korban saat mendampingi korban ke Polres Sumenep, Kamis (15/12/2016).

Pada saat bertempat di suatu tempat dan setelah sempat ngobrol, pelaku pun mengajak korban ke rumah tempat tinggalnya yang saat itu sedang kosong.

Tanpa curiga Citra mau menerima ajakan pelaku dan tanpa ragu korban mau dibonceng menuju rumah pelaku yang tidak jauh dari rumah tempat tinggal korban.

"Korban tidak menaruh curiga dengan sikap sok baiknya pelaku yang mengajak main ke rumahnya," lanjut Musleh.

Sesampainya di rumah pelaku, korban masih duduk di kursi runag tamunya. Akal bejat pelaku pun mulai beraksi.

Ia mengambil minuman ringan yang ternyata diduga sebelumnya telah dicampur obat bius dan disuguhkan kepada korban yang tanpa sadar sudah diincar oleh nafsu bejat pelaku.

Minuman dalam gelas diteguknya berkali-kali hingga ia merasakan pusing dan tiba-tiba tak sadarkan diri.

Ketika korban sudah tak sadarkan diri karema pengaruh minuman tersebut, langsung dipapah pelaku ke dalam kamar pribadinya.

Saat itulah nafsu birahi pelaku memuncak lalu memerkosa.

"Bejatnya lagi, korban masih dalam kondisi telanjang bulat, difoto oleh pelaku bersama dirinya," sambungnya.
Foto telanjang korban lalu diduga disebarkan ke teman-teman pelaku.

Bahkan ada beberapa teman korban yang memiliki foto bugil korban dan pelaku, mengancam korban dan bahkan meminta uang tebusan.

"Korban pernah dimintai uang oleh seseorang yang memiliki foto bugil dia sebesar Rp 500 ribu. Jika tidak, mereka mengancam akan menyebarkan foto itu kepada masyarakat. Dan karena korban tidak punya uang ya akhirnya tersebar," sambung Musleh.

Tersebarnya foto-foto itulah juga menjadi awal terbongkarnya kasus pemerkosaan dan pencabulan yang dilakukan oleh F kepada Citra dan berbuntut dilaporkannya ke polisi.

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Hasamuddin membenarkan unit SPKT dan PPA Satreskrim Polres Sumenep telah menerima laporan orang tua korban.

Baca Juga:


"Saat ini pelapor tengah diambil keterangannya oleh petugas. Dan untuk lebih jelas hasil pemeriksaan, besok saya sampaikan lebih lanjut," katanya singkat.