loading...

Waduh, Polwan Cantik ini Ditangkap Saat Pesta Narkoba Bersama Bandar Narkoba Di Tempat Karaoke




Brigadir IN, Polisi Wanita (Polwan) berparas cantik, ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut karena terbukti mengkonsumsi narkoba, Kamis (26/5) malam sekira pukul 23.00 WIB.

Oknum Polwan tersebut diringkus saat berada di KTV 206 Karaoke Strom, Jalan Listrik, Medan Maimun, bersama rekan-rekannya.

Waduh, Polwan Cantik ini Ditangkap Saat Pesta Narkoba Bersama Bandar Narkoba Di Tempat Karaoke


Selain Polwan yang diketahui berinisial Brigadir IN itu, turut diamankan seorang pria berinisial N yang memang menjadi target operasi (TO) BNNP Sumut.

Dari penangkapan tersebut didapati barang bukti sisa pil ekstasi. Berdasarkan tes urine, terbukti kalau Brigadir IN dan N positif menggunakan narkoba.

Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Sumut, AKBP Agus Halimudin ketika dikonfirmasi menjelaskan, awalnya mereka hendak menangkap N, yang sudah menjadi TO. Namun, ketika dilakukan penyergapan, petugas mendapati Brigadir IN sedang menemani N di dalam 1 KTV 206 itu.

Petugas BNNP langsung melakukan penggeledahan dan menemukan sisa pil yang diduga kuat ekstasi. Kemudian, dilakukan tes urine terhadap Brigadir IN dan N di lokasi penangkapan. Hasilnya, keduanya positif. Namun, Agus tidak menjelaskan secara rinci, dari mana barang bukti itu mereka dapat.

“Sebenarnya, penangkapan ini berdasarkan pengembangan kasus yang sebelumnya sudah kita ungkap yang kita sangkakan melibatkan N,” ungkap Agus.

Karenanya, dari KTV 206 Karaoke Strom, BNNP kemudian mengembangkan penggerebekan ke rumah tersangka N. Hasilnya, ditemukan buku catatan dan bukti transaksi. Dikatakan Agus, buku catatan yang ditemukan sangat mencurigakan, terkait jaringan narkoba yang sudah diungkap pihaknya.

“Untuk Brigadir IN, hasil pemeriksaan tidak terkait dengan jaringan narkoba yang kita ungkap dan juga kembangkan,” ujar Agus, seperti diberitakan Sumut Pos (Jawa POs Group) hari ini.

Untuk itu, pihak BNNP menyerahkan Brigadir IN ke satuannya, Polresta Medan. Namun, Agus belum dapat memastikan kapan penyerahan Brigadir IN ke Polresta Medan itu.

Dalam pemeriksaan waktu polwan yang bernama Brigadir Ivo Nasution tersebut  dinyatakan positif mengkonsumsif narkoba.

Selain positif mengkonsumsi narkoba, saat ini penyidik masih mendalami seperti apa peran dari Brigadir Ivo Nasution. Kini proses hukum untuk Ivo Nasution diserahkan ke pihak Propam Polresta Medan.

“Hasil test urine-nya positif mengandung amphetamine. Setelah dicek urine-nya, yang bersangkutan diserahkan ke Polresta Medan,” ujar Kepala Bidang Pemberantasan Narkoba BNNP Sumut, AKBP
Agus Halimudin yang dilansir dari Sumut Pos (Jawa Pos Group), Minggu (29/5).

Saat menyerahkan Ivo, kata Agus, BNN juga melampirkan surat asesment kepada Kapolresta Medan, Kombes Mardiaz Kusin. Kini Brigadir Ivo telah ditangani dan ditahan di sel sementara Satuan Narkoba Polresta Medan. “Selanjutnya kami serahkan ke Pak Kapolres,” singkatnya.

Terkait informasi tersebut, Kasat Narkoba Polresta Medan, Kompol Boy J Situmorang mengaku belum mengetahui pelimpahan tersebut. “Belum ada laporannya. Masih di BNN,” kata Boy.Boy mengungkapkan, sejauh ini, BNN belum ada kordinasi ke Polresta Medan terkait Brigadir Ivo
Nasution. “Enggak tahu kalau ke Propam. Saya belum dapat laporannya,” tambah Boy.

Untuk diketahui, polwan ini ditangkap Kamis (26/5) malam oleh BNNP Sumut. Sasat ditangkap dia dinyatakan positif menggunakan narkoba.

Kamis malam (26/5/2016), petugas BNN mendapat informasi bahwa Zulkarnaen sedang dugem dengan seorang wanita di di Karaoke Stroom, Jalan Listrik, Medan.

Petugas lantas bergerak menuju lokasi dan melakukan penangkapan. Setelah ditangkap dan dibawa ke markas BNN, ternyata teman wanita Zulkarnaen yang dia temani dugem di room karaoke adalah Brigadir Ivo Sri Wahyuni.


BNN lantas melakukan tes urine terhadap Zulkarnaen dan Brigadir Ivo Sri Wahyuni. Hasilnya, polwan cantik dan bandar sabu ini positif narkoba.

Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto membenarkan personel Polresta Medan ditangkap BNN. Mardiaz mengaku mendapatkan informasi penangkapan polwan cantik yang merupakan anak buahnya dari BNN Provinsi Sumut.

“Oknum (Polwan) berinisial I, anggota Siwas (Seksi Pengawasan), pangkatnya Brigadir. Informasi dari BNN Provinsi Sumut hasilnya (tes urine) positif,” ujar Mardiaz.

Saat ditanya tindakan atau sanksi untuk oknum Polwan itu, Mardiaz mengatakan, pihaknya masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut dari BNN Provinsi Sumut. “Kita masih menunggu hasil selanjutnya,” tandas Mardiaz