loading...

Terlambat, Para Siswa Dihukum Begini, Orangtuapun Marah dan Ini Alasannya . . .




Sejak kemarin tersebar beberapa potongan foto dan video menunjukkan sekelompok siswa di Malaysia dihukum.

Mereka dihukum duduk di jalan karena datang terlambat ke sekolah.

Terlambat, Para Siswa Dihukum Begini, Orangtuapun Marah dan Ini Alasannya . . .


Dilansir siakapkeli, ini menyebabkan orangtua mereka marah dengan hukuman kepada anak mereka tersebut.

Presiden Dewan Permuafakatan Persatuan Ibu Bapak dan Guru Nasional (PIBGN), Datuk Dr Mohd Ali Hassan menganggap tindakan yang dilakukan tersebut adalah tidak wajar.

siswa dihukum di jalan

“Seharusnya dia (pelaku) mengggunakan kebijaksanaan dalam usaha mendisiplinkan siswa.

“Aspek psikologis dan emosional siswa harus diperhitungkan.

“Dan jangan terlalu fokus untuk mengenakan hukuman dan sebagainya,” katanya dikutip laporan Harian Metro.

Tambahan dia lagi, dia menyatakan tindakan itu adalah agak keras.

Dan tidak wajar dilakukan dimana ia menyatakan seharusnya siswa diberi peringatan terlebih dahulu.

siswa dihukum di jalan 1

Dan bukan terus diperlakukan demikian.

Seorang wali siswa yang meminta tidak dipublikasikan namanya mengatakan:

“Saya lihat kejadian itu ketika hendak kirim anak untuk menduduki hari pertama SPM.

“Ketika saya tanya kenapa berbuat begitu kepada siswa.”

“Kepala sekolah itu menyatakan bahwa siswa yang terlambat terpaksa diisolasi dari siswa lain.”


“Kata kepala sekolah ini, mengingat sekolah tidak cukup ruang saat melakukan hukuman.”

“Mereka tidak memiliki pilihan lain selain duduk di atas jalan.

“Kepala sekolah itu kata, mereka (siswa) juga diperintahkan untuk membawa plastik alas jika lambat ke sekolah.

“Bila saya tanya apakah ada cara lain selain duduk atas jalan karena siswa memakai pakaian yang sama untuk sholat.”

Ini dikhawatirkan bajunya akan terduduk kotoran dan sebagainya.

“Tapi, pelaku itu seolah-olah menyindir pula.”

“Dan menjawab agar orangtua dapat menyumbangkan lebih 1.000 bangku.”
“Ini untuk memastikan anak-anak dapat duduk di bangku ketika dihukum,” katanya.

Wakil Menteri Pendidikan 1, Datuk P Kamalanathan yang dihubungi oleh pihak Harian Metro mengatakan.

Pihaknya sudah menginstruksikan Departemen Pendidikan Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur menyelidiki segera hal itu.

Katanya, kementerian memandang serius atas insiden segelintir siswa SMK Taman Tun Dr Ismail yang diarahkan duduk di atas jalan karena terlambat sampai ketika perhimpunan sekolah.

“Saya juga melihat kepala sekolah ini tidak sewajarnya memberikan pernyataan berdasarkan perasaan.”

“Hal ini perlu disempurnakan, “katanya ketika dihubungi Harian Metro, malam tadi.

Menurutnya, Persatuan Ibu Bapak dan Guru (PIBG) seharusnya mengadakan diskusi sehubungan hal ini.

“Soal duduk di atas jalan harus dilihat secara jelas bersama unit disiplin pihak sekolah tersebut,” katanya.