loading...

Inna Lillahi.. Metromini Tabrak Kereta, 16 Orang Meninggal Dunia




Kecelakaan maut antara Metro Mini rute Angke-Kalideres dengan kereta nomor 1528 rute Jatinegara-Angke di perlintasan Angke, Tambora, Jakarta Barat, mengakibatkan 16 penumpang Metro Mini meninggal dunia. Dari semua korban penumpang Metro Mini, hanya tujuh orang yang selamat.

Kereta Tabrak Metromini


"Kami masih mendalami kejadian ini," ujar Kepala Kepolisian Sektor Tambora Komisaris Polisi Widhanto Hadicaksono saat ditemui di kawasan Stasiun Angke, Jakarta Barat, Minggu, 6 Desember 2015.

Menurut Widhanto, semua korban sudah dievakuasi oleh petugas gabungan dari Polsek Tambora, Polda Metro Jaya, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ke Rumah Sakit Tarakan, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, dan Rumah Sakit Sumber Waras. "Kami memperkirakan jumlah korban mencapai 20 orang," ucapnya.

Terkait dengan penyebab kecelakaan, Wirdhanto menyebutkan bahwa metromini diduga menerobos palang pintu pelintasan rel yang sudah mulai turun. Sopir juga tidak mengindahkan adanya bunyi peringatan bahwa kereta akan segera melintas.

Akibatnya, metromini berpelat B 7760 FD itu pun dihantam kereta api yang melintas cepat. Badan bus terimpit di bagian bawah KRL dan terseret sejauh 200 meter. Hantaman keras ini membuat badan bus rusak parah.

Saat ini, kata Widhanto, pihak kepolisian sudah berkoordinasi dengan petugas KRL dan BPBD untuk mengidentifikasi lebih jauh penyebab kecelakaan maut tersebut. "Kami masih belum bisa memastikan pihak mana yang salah, tapi kami sedang mengidentifikasi lebih jauh," katanya.